Rabu, 28 Oktober 2015

Saling mengasihi, Saling memberi,Saling menghormati

Nama         : Yoanita Prananingrum
Nim            : 15 E1-0103
Dosen        : Gregorius Daru w


Bagi kita orang Kristen, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan / sebuah perintah yang mau tidak mau harus kita lakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita  harus punya kasih. Bila dalam hidup kita orang Kristen, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Kristen, sekalipun KTPnya Kristen, identitasnya Kristen. ( (Yohanes 13:34-35; I Korintus 13:4-7) – “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34)
Di dalam Yohanes 13:35 Tuhan Yesus berkata : “ Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” Dengan kata lain, ayat ini berkata: kalau kamu tidak mengasihi, kamu bukan murid-Ku.
Apa itu kasih & bagaimana seseorang dikatakan sudah hidup di dalam kasih ?
1.    Kasih itu sabar. 
Sikap sabar adalah sikap yang sangat efektif dalam penyelesaian berbagai persoalan. Sikap sabar bukanlah sikap lambat, tetapi sikap yang bijak, tahu kapan waktu yang tepat untuk berbicara, untuk menegur. Orang yang sabar tidak mudah terpicu oleh emosi. Mereka condong berpikiran jernih dalam penyelesaian setiap masalah. Orang yang sabar sesungguhnya adalah orang dapat mengasihi sesamanya, sekalipun sesamanya itu pernah mengecewakan dirinya.
2.    Kasih itu tidak mementingkan diri sendiri. 
Bila kita memperhatikan urutan prioritas dari ajaran kasih Tuhan Yesus, maka Tuhan Yesus ajarkan urutan demikian : Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dari  ajaran Tuhan ini kita melihat, urutan pertama yang harus kita kasihi adalah Tuhan, urutan kedua adalah sesama kita. Baru ketiga adalah diri kita. Jadi di dalam kasih, orang lain harus kita prioritaskan, baru diri kita.
3.    Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain. 
Fakta menunjukkan bahwa otak kita memang lebih mudah merekam hal-hal yang bersifat negatif dari pada hal-hal yang bersifat positif. Hal positif yang dilakukan orang lain kepada kita seringkali kita lupakan tetapi sebaliknya hal-hal negatif sulit kita lupakan. Sedangkan Tuhan kita yang mahatahu semua kesalahan kita, di dalam kasihNya, Tuhan sengaja melupakan semua kesalahan kita. Maukah kita membuang semua kepahitan di hati kita ?
4.    Kasih itu menutupi segala sesuatu.
Ketika ada orang yang bersalah, maka kasih berusaha untuk menjaga nama baik orang yang bersalah itu. Kasih tidak mau mencemarkan nama baik orang lain, kasih tidak mau mempermalukan orang. Di dalam kasih ada teguran yang bersifat pribadi, teguran di bawah 4 mata. Orang yang bersalah, dirangkul kembali, diterima apa adanya dan dituntun dalam jalan yang benar. Itulah kasih sejati.

39 komentar:

  1. Artikelnya bagus , saya setuju bahwa antar umat beragama harus saling mengasihi dan menghormati satu sama lain agar hidup kita tentram, damai, dan sentosa

    BalasHapus
  2. Bagaimana mewujudkan kasih yang nyata, terutama bagi orang yang pernah menyakiti kita? Terima kasih sudah diingatkan bajwa kasih adalah hal terpenting dalam hidup bersama

    BalasHapus
  3. Bagaimana mewujudkan kasih yang nyata, terutama bagi orang yang pernah menyakiti kita? Terima kasih sudah diingatkan bajwa kasih adalah hal terpenting dalam hidup bersama

    BalasHapus
  4. Hidup emang dilandasi oleh yg namanya kasih
    Karena dengan saling mengasihi kita bisa saling memahami dan menghormati
    Jikalau ada yg bersalah kepada kita tetapi kasih kita lebih besar kepada org tersebut.. kita akan dengan ringan memaafkan dia karena kita mengasihinya 😊

    BalasHapus
  5. Nice article, setuju dengan isinya👍

    BalasHapus
  6. artikel yang menyentuh Prana (y)
    artikel ini menyadarkan kita agar terus terpacu untuk melaksanakan segalanya di dalam kasih, God bless.

    BalasHapus
  7. Setuju dengan artikel ini karna di setiap pasti mengajarkan kasih sayang yg hakiki baik itu ke sesama manusia maupun kepada tuhannya.

    BalasHapus
  8. sangat bagus, memang hidup kita harus berlandaskan kasih

    BalasHapus
  9. sangat bagus, memang hidup kita harus berlandaskan kasih

    BalasHapus
  10. Artikelnua bagus :) akan lebih hebat lagi kalo benar2 bisa diterapkan bukan hanya unt org yg seiman,tapi semuanya :)

    BalasHapus
  11. like this, sangat membantu thank you :)

    BalasHapus
  12. Subahanallah~ artikelnya membantu sekaliiii ^^ menginspirasi saya untuk kedepannyaaa.
    Sukses terus ya . Gbu

    BalasHapus
  13. Semakin banyak acuan kita untuk menjadi manusia yg lebih sempurna dimata Tuhan :)

    BalasHapus
  14. Semakin banyak acuan kita untuk menjadi manusia yg lebih sempurna dimata Tuhan :)

    BalasHapus
  15. Nice article.
    Btw commentnya udh banyak tuuh

    BalasHapus
  16. Artikelnya sangat mengingatkan kita betapa indahnya hidup mengasihi.. :) God bless..

    BalasHapus
  17. Artikelnya sangat mengingatkan kita betapa indahnya hidup mengasihi.. :) God bless..

    BalasHapus
  18. Yeayyyy artikelmya sangat bagus, terus berkarya ya:)

    BalasHapus
  19. Artikelnya bagus.tetaplah menebar kasih dengan antar sesama umat beragama jagalah persaudaraan sejati

    BalasHapus
  20. Artikelnya bagus.tetaplah menebar kasih dengan antar sesama umat beragama jagalah persaudaraan sejati

    BalasHapus
  21. Saya sangat setuju dengan post kamu, kita memang diajarkan untuk seperti itu. Jangan pernah lupa untuk berbuat baik ya, GBU

    BalasHapus
  22. Saya setuju dengan artikelmu, semoga kita bs menerapkannya di kehidupan sehari-hari kita
    Gbu :)

    BalasHapus
  23. Kasih ajaran Yesus kita harus saling mengasihi saling memberi dan saling menghormati. Good artikel

    BalasHapus