Apa makna agama bagi manusia? Bisakah manusia hidup tanpa agama? Mengapa
orang-orang beragama sering berseteru satu sama lain?
Pertanyaan-pertanyaan kritis semacam ini cukup menggelitik untuk
ditemukan jawabannya.
Seorang
cendekiawan Muslim yang juga sejarawan, Syekh Muhyiddin al-Khayyath
mengatakan, “Agama adalah kebutuhan hidup manusia.”
Beberapa
ilmuwan atheis seperti Charles Darwin dan Stephen Hawking boleh saja
meragukan atau menafikan adanya Tuhan Yang Maha Kuasa yang menciptakan
manusia dan alam semesta. Tetapi mereka tak dapat membungkam kebenaran
yang terang, yang dipercaya oleh umat manusia sejak awal keberadaannya,
bahwa Tuhan itu ada dan agama adalah ajaran yang disebarkan oleh
utusan-Nya.
Kalau kita lihat negara-negara komunis yang identik
dengan atheis ataupun negara-negara yang cukup jauh “menjauhkan diri”
dari agama, maka akan terlihat kehidupan warga negara yang hedonis dan
memiliki angka kejahatan serta bunuh diri yang tinggi. Hal ini adalah
bukti nyata bahwa memang apabila manusia jauh dari agama, atau tidak
beragama, maka hidupnya akan kacau dan juga mengacaukan. “Akan hidup
seperti binatang,” dalam bahasa Syekh Muhyiddin al-Khayyath.
Berbeda
halnya saat kita menengok negara-negara yang agamis, baik yang
menerapkan aturan agama dalam undang-undangnya maupun yang kental dengan
budaya keagamaan, kehidupan warga negara tersebut tampak damai dan
sejahtera. Kebahagiaan dan ketenangan terpancar dari wajah-wajah mereka.
Memang sebagaimana negara lainnya, juga terjadi kejahatan di
negara-negara agamis, tetapi angka kejahatannya jauh lebih kecil dengan
angka kejahatan di negara-negara yang tidak agamis.
Lalu
bagaimana dengan perselisihan dan perseteruan di antara orang-orang yang
beragama? Apakah hal itu bukan bukti bahwa agama sebenarnya tak
berpengaruh atau malah tak bermanfaat pada mereka? Untuk menjawab
pertanyaan kritis seperti ini, kita juga perlu kritis menganalisis
pertanyaannya. Apa latar belakang dari pertanyaan ini? Apakah keheranan
pada sikap keberagamaan sebagian orang yang bersikap radikal dan fanatik
golongan atau malah upaya untuk mereduksi urgensitas agama bagi
manusia?
Apabila latar belakang pertanyaan ini adalah keheranan
pada sikap keberagamaan sebagian orang yang bersikap radikal, maka
sebenarnya bukan agamanya yang salah, tetapi barangkali pemahaman dan
cara keberagamaannya yang perlu diluruskan.
Pada dasanya
semua agama mengajarkan perdamaian dan sikap kasih pada sesama manusia.
Kalaupun ada ajaran atau sejarah agama-agama untuk berperang, hal itu
tak dapat dijadikan argumen untuk menuduh bahwa agama an sich adalah penyebab perselisihan dan peperangan.
Dosen Pembimbing : Gregorius Daru Wijoyoko
Saya sangat setuju dengan pandangan anda, nice info
BalasHapusok thx fris, semoga bermanfaat
HapusStuju dengan sikap kritis menghadapi pertanyaan dan kondisi dari luar. Thank you, God bless
BalasHapusThankyouu, Godbless u too
HapusCukup baik. Namun bagaimana pandangan keyakinan yang anda anut terhadap.kedamaian? Jika mengajarkan kedamaian, berikan salah satu ayat tenyang kedamaian dalam kitab suci keyakinan anda.
BalasHapusTerimakasih atas sarannya. Godbless
HapusBagus , saya setuju dg anda . God Bless Yoan
BalasHapusGbu too Han wkwk
HapusYoyon! Tulisan yg menginspirasi.
BalasHapusterus berkarya ya.
Jesus Bless You. :)
thanks! JBU too bev
HapusSaya sangat setuju dengan tulisan anda. Teruslah berkarya dan smoga bermanfaat bagi banyak orang. God Bless You !
BalasHapusok thx! Gbu too
Hapussika kritis memang sangat dibutuhkan untuk menghadapi pertanyaan seputar perbedaan agama. tulisan yang bermanfaat. :)
BalasHapusThankyouu, Godbless
Hapusartikel yang sangat menarik, anda sangat kritis dalam menghadapi perseteruan yang diakibatkan perbedaan agama. tulisan anda dapat menginspirasi banyak orang. god bless u :)
BalasHapusThankyouu, Godbless you too
Hapusartikel anda menarik,, menambahkan wawasa,, makasih yoanita :D
BalasHapusThankyouu semoga bermanfaat
Hapusartikelnya menarik dan menambah pengetahuan :)
BalasHapusok Thankyouu Godbless
HapusTulisan yg menginspirasi dan menambah pengetahuan saya 😊
BalasHapusThankyouu semoga bermanfaat
HapusTulisan yg menginspirasi dan menambah pengetahuan saya 😊
BalasHapussaya sangat bersependapat sama dengan artikel anda, dimana memang kenyataannya, agama bukan sutu momok untuk menghalangi tali persaudaraan, namun sebagai alat terbentuknya hubungan kekeluargaan
BalasHapusThankyouu
HapusSaya sangat setuju dgn pendapat anda, Lanjutkan..
BalasHapusThankyouu semoga bermanfaat Godbless
HapusArtikel yang bagus, saya setuju dengan anda
BalasHapusGbu ^^
Thankyouu Godbless u too
HapusNice artikel.. gbu..
BalasHapusThx! Godbless u too
HapusSetuju dengan artikel bahwa sebenarnya agama itu tidak pernah mengajarkan kekerasan untuk menciptakan kedamaian. Karena sebenarnya pemahaman oknum2 yg salah ttg agama yg menyebabkan mereka bertindak anarkis dan menyebabkan kerusakan di muka bumi
BalasHapusThankyouu Godbless ;)
Hapusartikel yang bagus, isinya kritis dan ber bobot. tetap berkarya dalam Tuhan ya Prana, God bless :D
BalasHapusok, Thankyouu God bless u too
HapusNice artikel
BalasHapusOk, thanks, Godbless
Hapussangat setuju, karena sebenarnya semua agama mengajarkan kebaikan, tinggal tergantung dari masing-masing pribadinya saja
BalasHapusOk, Thankyouu, semoga bermanfaat, Godbless
Hapusbagus sekali artikelnya, semoga bermanfat bagi kita semua :))
BalasHapusThankyou,,
HapusAgama itu penting untuk kebutuhan dunia dan akherat
BalasHapussip!
HapusNice, terus lanjutkan karya anda
BalasHapusOk, thanks, Gbu
Hapusvery nice :)
BalasHapusSetuju, emang seharusnya agama itu sebagai pengendali. Tpi gak bisa disalahkan jika ada orang yg menjadi begitu fanatik dengan agama mereka. Karena agama mereka mengajarkan dan memerintahkan perbuatan tersebut. serta arti kata "damai" mungkin juga berbeda tiap agamanya. Menurutku agama itu penting tapi bukan segalanya. Peraturan dan hukum pasti lebih berdampak. Manusia beragama tidak selalu berbuat benar, dan tak beragama tak selalu bersalah.
BalasHapusnice article selamat berkarya yg lebih2 lagi
BalasHapusblognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3
BalasHapusNice post semoga bermanfaat
BalasHapusgood post.... semoga ini dapat menjadi pedoman bagi kita semua yaa... ku tnggu post mu selanjutnya GBU
BalasHapuspost anda sangat bagus dan menginspirasi. terus berkayarya. gbu;)
BalasHapustulisannya sangat bagus dan menginspirasi, lebih banyak belajar ya yon. salam buat pak Greg. GBU
BalasHapus