Rabu, 18 November 2015

Iman tanpa perbuatan adalah mati



Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati (Yakobus 2:14-26). Pertanggung jawaban iman sungguh diperlukan bagi tiap umat yang beragama. Tapi tindakan kongkret pengamalan nilai-nilai agama sungguh lebih penting.
  1) Iman sejati yang menyelamatkan begitu penting sehingga mau tidak mau harus menyatakan diri di dalam tindakan saleh dan pengabdian kepada Yesus Kristus. Perbuatan tanpa iman adalah perbuatan yang mati. Iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati. Iman yang sejati selalu menyatakan dirinya dalam ketaatan kepada Allah dan perbuatan belas kasihan terhadap mereka yang membutuhkannya (lihat Yak 2:22; Roma 1:5)
                2) Yakobus mengarahkan ajaran ini kepada mereka di dalam gereja yang mengaku beriman kepada Kristus dan pendamaian oleh darah-Nya, sambil percaya bahwa pengakuan itu saja sudah cukup untuk keselamatan. Mereka berkeyakinan bahwa hubungan pribadi dalam ketaatan dengan Kristus sebagai Tuhan tidak penting. Yakobus mengatakan bahwa iman semacam itu mati dan tidak menghasilkan keselamatan atau sesuatu yang baik (Yakobus 2:14-16,20-24). Satu-satunya jenis iman yang menyelamatkan ialah "iman yang bekerja oleh kasih" (Galatia 5:6).
                Berbuat baik bisa dilakukan dari hal- hal yang sederhana. Sepulang dari kampus aku bersama teman-teman bertemu dengan ibu paruh baya, ia terlihat lelah karena telah menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke Semarang. Ibu ini tidak bisa melihat, kami langsung berinisiatif untuk membantunya turun dari bus dan mengantarkan ketempat tujuan. Ibu ini ingin menjenguk anaknya yang ia titipkan di Panti asuhan. Setelah itu kami juga berbincang-bincang dengan anak-ank kecil penjual Koran di kawasan sekitar Tugu Muda, banyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari mereka, mereka menginspirasi kami untuk tetap semangat menjalani hidup. Setiap pagi mereka bersekolah, lalu sepulang sekolah mereka berjualan Koran di kawasan tugu muda. Kami juga membantu anak-anak Sd untuk mengerjakan tugasnya. Intinya berbuat baiklah selagi kalian bisa, lakukan semua itu dengan tulus, maka semua itu akan bermanfaat dan membuat orang lain bahagia. Godbless ;))..

         

19 komentar:

  1. Artikel yg menginspirasi. Semoga kita dpt menerapkannya dlm kehidupan seharihari, saling berbagi dg kasih

    BalasHapus
  2. Good article yoanita,teruslah berkarya semoga kebaikan yg tulus ini dpt kita terapkan di kehidupan sehari2. Tuangkan inspirasi di blogmu yaaa. GBU

    BalasHapus
  3. Hay twiiiins ^^ posting kita samaaa lho hehehe .
    Ayo kita berkarya bersama2 twins ^^
    Tuhan memberkati yaaa

    BalasHapus
  4. Iman tanpa perbuatan adalah mati. Berbuat baik bisa dilakukan dari hal- hal yang sederhana. Smoga dapat terelialisasikan dlm kehidupan. Good artikel

    BalasHapus
  5. Iman tanpa perbuatan adalah mati. Berbuat baik bisa dilakukan dari hal- hal yang sederhana. Smoga dapat terelialisasikan dlm kehidupan. Good artikel

    BalasHapus
  6. Artikelnya baguss! Semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi semua orang :) Terus berkarya & God bless you ^^

    BalasHapus
  7. Nice article. Semoga bermanfaat untuk yang lain. GBU ^^

    BalasHapus
  8. Betul sekali iman yg sudah kita dalami harus bisa diterapkan di kehidupan sehari hari

    BalasHapus
  9. artikel yang baguss... semoga menginspirasi...

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. selalu berbuat baik setiap saat
    Nice article :)

    BalasHapus
  12. benar, harus kita lakukan bukan hanya perkataan. keep writing

    BalasHapus
  13. Setuju sekali bahwa pada hakekatnya kita tidak bisa hanya secara teoritis mengatakan seseorang beriman, melainkan dengan perbuatan yang kita terapkan dalam hidup sehari". Tuhan berkati

    BalasHapus
  14. saya sangat terinspirasi sekali dengan blog kamu, memang benar, iman tanpa perbuatan sama aja mati, semoga blog kamu jadi menginspirasi banyak orang ya :)

    BalasHapus
  15. artikel yang bagus, semoga bermanfaat ya :)

    BalasHapus